Rabu, 12 Maret 2014

PROGRAM CYCLE



Assalamualaikum wr.wb

       Setelah sekian lama menyusun kekuatan di gunung dan lautan akhirnya saya kembali kesini lagi untuk men-share kekuatan yang telah saya dapatkan dari pengembaraan saya yang telah berlalu.Dengan menyatukan cakra elemen angin dan air maka terbentuklah elemen baru yaitu elemen petir tapi semua itu ga perlu dihiraukan karena saya hanya ngaco aja dari tadi.

     Nah bagi para penggila cnc saatnya untuk kita mengexplore program dan program sampai angka nya habis.Kali ini saya akan membahas tentang program cycle satu satu beserta penjelasannya.Ada beberapa program yang akan saya share nanti diantaranya :

   1. Facing
   2.OD (bubut luar)
   3.Drilling peck (pengeboran dengan pemutusan tatal)
   4.ID (bubut dalam)
   5.Grooving
   6.Ulir

Kode program yang saya gunakan adalah kode program standar ISO,dan ini juga yang saya gunakan di mesin dengan control fanuc i-series.Langsung saja kita urutkan dari yang pertama.chekidot.............

    
 1.Program facing
    
Yang dimaksud dengan facing adalah proses bubut muka benda kerja.
      Contoh program ;

G72 W. R1000 :
G72 P(a) Q(b) U. W. F.25:
Ket   :
G72  : Kode cycle facing (standart ISO)
W     : Tebal pemakanan
P      : Nomor program 1
Q     : Nomor program 2
U     : Allowance x
W    : Allowance y
F      : feeding (kecepatan penyayatan)

Contoh : 



















G0 X102.Z2.M8 ;






G72 W 1.R1000 ;






G72P10Q20U0.4W0.2F0.25 





N10G0 Z-20.; 






G1 X100.F0.2 ;






G2 X60. Z0. R20. ; 






G1 X0.F0.2 ;






N20G0Z2. ; 






G70P10Q20 ;






G28 U0 W0 ;









































penulisan program di mulai dari Ø terbesar lalu ke d










Ket; 







G0 = Rapid traverse,  X102.= start poin X, Z2. = start poin Z  M08 = coolant ON
G72= stock removal in facing, W1.= dept of cut    R1000 = peed back 1mm

G72= stock removal in facing, P10 = program awal  Q20 = program akhir  

U0.8 = allowance / sisa finishing untuk X / Ø luar



W0.2 = allowance / sisa  finishing untuk Z / panjang  F0.25 = kecepatan sayatan 
N10 = awalan program ( P10 ), G0 = Rapid traverse,  Z-20.= start poin Z

G01 = cutting feed, X100. = final poin X,  F0.2 = kecepatan sayatan

G02 = Circural interpolation CW, X60. = final poin X radius dan Ø luar

Z0. = final poin Z radius, R20.= Ø radius




G01 = cutting feed, X0. = final poin X,  F0.2 = kecepatan sayatan

N20 = akhiran program ( Q20 ), G0 = Rapid traverse,  Z2.= start poin Z

G70P10Q20 = finishing proses





G28 U0 W0 =  Return to reference position / HOME position turret








GO X15. Z2. M08;


G71 U1. R1000;


G71 P10 Q20 U-0.8 W0.2 F0.2;

N10 G0 X40.;


G01 Z-10. F0.2;


X25.;



Z-30.;



X15.;



N20G0X15.;


G70P10Q20;


G28U0W0;









penulisan program di mulai dari Ø terbesar
lalu ke Ø terkecil


Ket;



G0 = Rapid traverse,  X15.= start poin X, Z2. = start poin Z  M08 = coolant ON
G71= stock removal in bar in U1.= dept of cut    R1000 = peed back 1mm
G71= stock removal in bar in,P10 = program awal  Q20 = program akhir 
U-0.8 = allowance / sisa finishing untuk X / Ø dalam
W0.2 = allowance / sisa  finishing untuk Z / panjang      F0.2 = kecepatan sayatan
N10 = awalan program ( P10 ), G0 = Rapid traverse,  X40.= start poin X
G01 = cutting feed, Z-10. = final poin Z,  F0.2 = kecepatan sayatan
X 25. = final poin X

Z-30. = final poin Z

X 15. = final poin X

N20 = akhiran program ( Q20 ), G0 = Rapid traverse,  X15.= start poin X
G70P10Q20 = finishing proses
G28 U0 W0 =  Return to reference position / HOME position turret




 








Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Monggo kulo aturaken dumateng sederek badhe coment sawetoro